BULUNGAN (Qiblatku) – Polda Kalimantan Utara menerima kunjungan kokurikuler Fieldtrip dari siswa dan siswi SMPIT Bina Benuanta di Mako Polda Kaltara, Kamis (24/09).
Kegiatan tersebut mengusung tema *“Generasi Muda Sadar Hukum: Kenali Bahaya Zat Adiktif, Bijak Digital dan Selamat di Jalan Raya”*. Sebanyak 35 siswa dan siswi mengikuti rangkaian pembelajaran secara langsung dengan materi yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, keamanan dan etika bermedia sosial, serta bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif.
Pada sesi pertama, para siswa mendapatkan edukasi dari Ditlantas Polda Kaltara mengenai keselamatan berkendara dan pentingnya memahami serta mematuhi aturan lalu lintas di jalan raya. Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diajak melihat secara langsung gedung Regional Traffic Management Centre (RTMC) Polda Kaltara serta mendapatkan penjelasan mengenai sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam mendukung penegakan hukum dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi dari Ditreskrimsus Polda Kaltara mengenai pencegahan cyberbullying, penyebaran hoaks, serta keselamatan dan etika dalam berinteraksi di media sosial. Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk pelanggaran dan penyalahgunaan media digital yang dapat berdampak terhadap diri sendiri maupun orang lain, termasuk risiko terhadap kesehatan mental, reputasi, serta masa depan.
Sementara itu, Ditresnarkoba Polda Kaltara memberikan edukasi mengenai pengenalan berbagai jenis zat adiktif dan psikotropika, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta konsekuensi sosial dan hukum yang dapat ditimbulkan.
Para siswa juga diberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya dapat merusak kesehatan dan masa depan, tetapi juga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Oleh karena itu, para pelajar diimbau untuk berani mengatakan tidak pada narkoba, menjauhi lingkungan dan pergaulan yang berisiko, serta tidak mudah menerima atau mencoba sesuatu yang belum diketahui kandungan dan dampaknya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, seluruh siswa dan siswi tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber. Mereka juga aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas, penggunaan media sosial, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Salah satu guru pendamping, Ibu Fitra Anggraini, S.Pd., menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman yang bermanfaat bagi para siswa, sehingga pengetahuan yang diperoleh tidak hanya dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap anak-anak dapat memahami dan mengamalkan aturan berlalu lintas di jalan, mengetahui bahaya narkoba, serta mampu mencegah terjadinya cyberbullying dan penyebaran hoaks. Semoga apa yang mereka dapatkan hari ini bisa menjadi bekal untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan menggunakan media sosial,” ujarnya.
Melalui kegiatan Fieldtrip tersebut, Polda Kaltara turut mendorong terbentuknya generasi muda yang memiliki kesadaran hukum, mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain, serta bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial.
Kegiatan edukasi kepada pelajar ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam membangun generasi muda yang disiplin berlalu lintas, menjauhi narkoba, cerdas bermedia digital, serta memiliki kesadaran untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya.(Hmspld)







Discussion about this post