TARAKAN (Qiblatku) – Usai melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Al-Ma’arif, Kota Tarakan, Minggu (18/10), Kapolda Kalimantan Utara Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., menggelar dialog interaktif bersama para jamaah. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi dan masukan masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kalimantan Utara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolda Kaltara, para pejabat utama (PJU) Polda Kaltara, Kapolres Tarakan, serta jamaah Masjid Al-Ma’arif yang antusias mengikuti dialog dan menyampaikan berbagai aspirasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kaltara menekankan pentingnya bagi setiap anggota Polri untuk memahami, menghargai, dan menghormati hukum sebelum menjalankan tugas penegakan hukum. Menurutnya, penegakan hukum harus dilaksanakan dengan menjunjung tinggi aturan serta mengedepankan prinsip keadilan dan profesionalisme.
Ia juga mengingatkan bahwa kewenangan yang dimiliki Polri merupakan amanah dan mandat dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kewenangan tersebut harus digunakan sebaik-baiknya untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Kapolda Kaltara turut memohon doa, restu, serta dukungan masyarakat dalam menjalankan tugasnya. Ia menegaskan bahwa keterbukaan terhadap kritik dan saran menjadi bagian penting dalam mewujudkan institusi Polri yang lebih baik dan dipercaya masyarakat.
“Silakan Pak, mohon kami diluruskan. Silakan tegur kami selama kami bertugas dan silakan juga berikan saran masukan kepada kami,” ujar Kapolda.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun sinergi bersama kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara.
“Mari kita bergandengan tangan. Kami tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa sinergi yang kuat dari masyarakat,” sambungnya.
Dalam dialog tersebut, salah seorang jamaah Masjid Al-Ma’arif, H. Nasir, menyampaikan keresahannya terkait maraknya peredaran narkoba di Kalimantan Utara. Ia berharap Kapolda Kaltara dapat mengambil langkah tegas untuk menuntaskan persoalan tersebut, terutama pada jalur-jalur lintas provinsi dan lintas negara yang diduga menjadi jalur penyelundupan narkoba.
Menanggapi aspirasi tersebut, Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba di Kalimantan Utara secara menyeluruh, termasuk mengungkap jaringan yang terlibat, mulai dari agen hingga bandar.
Kapolda juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan setiap informasi terkait tindak pidana narkoba maupun praktik perjudian kepada pihak Kepolisian. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu aparat mengungkap berbagai bentuk kejahatan yang dapat merusak kehidupan sosial dan mengancam masa depan generasi muda.
Melalui dialog interaktif tersebut, Polda Kaltara berharap komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat semakin terbuka, sehingga berbagai persoalan kamtibmas dapat ditangani secara bersama-sama. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polda Kaltara untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kalimantan Utara senantiasa terjaga, serta upaya pemberantasan narkoba dan berbagai bentuk kejahatan dapat berjalan lebih optimal demi mewujudkan Kaltara yang aman, nyaman, dan kondusif.(Hmspld)







Discussion about this post