JAKARTA (Qiblatku) – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu siap menggelar pembicaraan langsung dengan Lebanon , sehari setelah serangan paling mematikan Israel ke negara tetangganya itu mengalahkan 300 orang lebih tengah pekan ini.
Namun, Jumat (10/4) hari ini militer Israel (IDF) kembali melakukan bombardir serangan udara ke sejumlah kota di Lebanon.
Mengutip dari Aljazeera, serangan roket dan jet-jet tempur Israel menyasar sasaran-sasaran di sejumlah kota di Lebanon selatan. Lebanon selatan adalah basis miilsi Hizbullah.
Melansir dari kantor berita Lebanon, Aljazeera memberitakan jet-jet tempur Isarel menghantam sejumlah sasaran di kota al-Majadel di distrik Tyre, Lebanon selatan.
Selain itu reporter Aljazeera di lapangan, militer Israel menyatakan sejumlah rumah di kota Haneen yang juga di Lebanon selatan.
Kemudian Israel juga melaporkan melakukan serangan udara sejak dini hari tadi di kota Sarafand, Lebanon selatan.
Sementara itu, milisi Hizbullah melaporkan melakukan serangan roket ke kawasan Israel. Beberapa di antaranya ke Galilea di Israel Utara, Ashdod, dan Haifa.
Serangan Israel yang dibalas Hizbullah itu berlangsung kala Amerika Serikat dan Iran, sekutu milisi Hizbullah di Lebanon, sepakat gencatan senjata selama dua pekan. Israel-AS menolak anggapan bahwa kesepakatan gencatan senjata termasuk wilayah Lebanon.
“Menanggapi permintaan berulang dari Lebanon untuk membuka negosiasi langsung dengan Israel, saya kemarin telah jajanan kabinet untuk segera memulai pembicaraan tersebut secepat mungkin,” kata Netanyahu dalam pernyataan yang dirilis kantornya pada Kamis (9/4).
Ia menambahkan, negosiasi akan fokus pada pelucutan senjata Hizbullah serta pembentukan hubungan damai antara Israel dan Lebanon.
Pernyataan ini muncul sehari setelah serangan Israel di berbagai wilayah Lebanon menghasilkan lebih dari 300 orang dalam rangkaian serangan besar yang berpotensi merusak kesepakatan gencatan senjata AS-Iran.
Israel dan AS menyatakan Lebanon tidak termasuk dalam gencatan senjata dua minggu tersebut, yang dimaksudkan untuk membuka jalan negosiasi mengakhiri perang lima pekan antara AS-Israel melawan Iran.
Sebaliknya, Iran dan mediator Pakistan menyebut Lebanon termasuk dalam membawa senjata gencatan, dan sejumlah pemimpin internasional juga mengirimkan hal serupa.
Beberapa jam sebelum membuka peluang negosiasi, Netanyahu menegaskan Israel akan terus menyerang Hizbullah “dengan kekuatan, presisi, dan determinasi”.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan sedikitnya 303 orang tewas dan lebih dari 1.000 lainnya luka-luka akibat serangan Israel pada hari Rabu. Serangan mematikan Israel ini juga mendorong Lebanon menetapkan Kamis sebagai hari berkabung nasional.
Serangan Israel berlanjut hingga malam dan Kamis pagi. Militer Israel mengklaim telah menerima Ali Yusuf Harshi, ajudan pemimpin Hizbullah Naim Qassem, meski belum ada konfirmasi dari pihak kelompok tersebut.
Tak lama sebelum pengumuman Netanyahu, Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan melewati tengah jalur beasiswa yang mulai mendapat tanggapan positif dari komunitas internasional.
Kabinet Lebanon juga menanam peralatan keamanan untuk memblokir kepemilikan senjata di Beirut hanya pada institusi negara, sebagai peringatan kepada Hizbullah.
“Angkatan bersenjata dan aparat keamanan diminta segera memperkuat penerapan penuh otoritas negara di wilayah Beirut dan memastikan monopoli senjata berada di tangan otoritas yang sah,” ujar Perdana Menteri Nawaf Salam usai rapat kabinet seperti dikutip AFP .
Aoun selaku Presiden Lebanon kemudian menegaskan bahwa satu-satunya solusi bagi situasi yang berlangsung adalah tercapainya gencatan senjata.
“Saya telah mengatakan dan menegaskan kembali: saya tidak akan membiarkan konflik internal terjadi, dan semua pihak harus percaya pada negara dan kekuatan sahnya, karena tidak ada keselamatan tanpa itu,” ujar mantan panglima militer Lebanon itu. (anak/bac)
Sumber artikel CNN Indonesia, selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260410131619-120-1346499/israel-bombardir-kota-kota-lebanon-hizbullah-balas-roket-ke-haifa#goog_rewarded.




Discussion about this post