TANJUNG SELOR (Qiblatku) – Polda Kalimantan Utara melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar Pelatihan Trauma Healing bagi personel Polda Kaltara Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Hotel Pangeran Khar Tanjung Selor, Selasa (22/09). Kegiatan tersebut dibuka oleh Karo SDM Polda Kaltara Kombes Pol Steyven Jonly Manopo, S.I.K., M.H., serta diikuti panitia dan peserta pelatihan.
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel Polri dalam memberikan pendekatan psikologis kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak bencana. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), yakni Maslichah Raichatul Janah, M.Psi., Psikolog dan Ninda Wulan Winansih, S.Psi., Psikolog, serta melibatkan Bagian Psikologi Polda Kaltara.
Dalam sambutannya, Karo SDM Polda Kaltara menyampaikan bahwa bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik dan kerugian materiil, tetapi juga dapat memberikan dampak psikologis bagi masyarakat. Karena itu, kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak cukup hanya melalui pengamanan, evakuasi, dan bantuan fisik, tetapi juga harus mampu memberikan rasa aman, ketenangan, serta dukungan psikologis.
“Pelatihan trauma healing ini memiliki arti yang sangat penting. Saya berharap para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali pengetahuan, khususnya mengenai cara berkomunikasi dengan korban bencana, mengenali respons psikologis pascabencana, serta memberikan dukungan awal kepada korban bencana,” ujar Kombes Pol Steyven Jonly Manopo.
Melalui pelatihan ini, diharapkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel Polda Kaltara dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat yang menghadapi bencana semakin meningkat, serta mampu memberikan dukungan psikologis secara humanis dan empatik guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.(Hmspld)







Discussion about this post