TARAKAN (Qiblatku) – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tarakan sekira pukul 02.00 Wita dini hari mengakibatkan bencana tanah longsor di Jalan Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, pada Rabu (3/6) sekitar pukul 03.00 WITA.
Dari informasi yang dihimpun media ini, saat itu hujan deras sedang terjadi. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang cukup keras dari arah tebing yang ada di sisi jalan sekira pukul 03.00Wita. Saat diperiksa ternyata suara itu berasal dari longsoran tanah yang membawa material kayu, pohon, seng dan benda-benda lainnya. Sontak longsoran ini menutupi Jalan yang merupakan akses utama warga di daerah itu. Tak pelak aktivitas hilir mudik kendaraan menjadi lumpuh total.

Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melalui Kabid Humas Kombes Pol. Slamet Wahyudi. S.I.K., M.H. menuturkan, Personel Polres Tarakan dan satbrimob polda kaltara bersama instansi terkait segera melakukan langkah penanganan dan pengamanan lokasi guna memastikan keselamatan masyarakat sekitar. Semua yang hadir bahu membahu membersikan jalan yang terdampak longsor.

sementara BPBD Kota Tarakan telah melaksanakan pembersihan material longsor menggunakan dua alat berat berupa ekskavator dan bulldozer agar akses jalan dapat segera kembali normal.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material karena lokasi longsor merupakan lahan kosong dan material tanah tidak langsung mengenai rumah warga,” lanjutnya.
Polres Tarakan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda potensi longsor maupun kondisi yang membahayakan keselamatan warga.
Wilayah perbukitan dengan curah hujan tinggi dinilai memiliki potensi rawan longsor, sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Ada korban terdampak yakni 2 kepala keluarga, atas nama Nawi dan Ardianus Sabu, yang tinggal di wilayah RT 03 Kelurahan Juata Kerikil. (Hmspld)







Discussion about this post